Sejarah Mesin Jahit

Sejarah mesin jahit berawal saat peradapan manusia dahulu kala. Ketika itu, manusia menggunakan bahan seperti batu, tembaga, tulang maupun gading sebagai jarum. Mereka menggunakannya untuk menyatukan kulit hewan hasil tangkapannya untuk dijadikan pakaian. Sementara itu, mereka menggunakan otot hewan sebagai benang nya.

Sejarah Mesin Jahit

Sejarah Mesin JahitDikutip dari halaman wikipedia.com, sejarah mesin jahit diawali dengan penemuan seorang imigran asal Jerman yang bernama Charles Weisenthal. Sekitar tahun 1755, beliau tinggal di kota Inggris dan ketika itu beliau mematenkan penemuan jarum yang telah dirancang khusus untuk sebuah mesin. Namun sayang, beliau tidak mendetailkan patennya terkait jenis mesin yang dapat menggunakan jarum tersebut.

Seiring berjalannya waktu, sekitar tahun 1790, ada seorang pembuat lemari asal Inggris bernama Thomas Saint yang mencoba mematenkan mesin jahit. Namun tidak ada data terkait paten apa saja dipatengkan oleh Thomas Saint tersebut. Namun yang pasti, Thomas Saint dalam patennya mendetailkan tentang sebuah benda tajam yang dapat membuat lubang pada kulit dan memasukkan jarum pada lubang yang ada.

Sejarah mesin jahit berlanjut pada tahun 1830, Seorang yang bernama Barthelemy Thimonier berhasil menciptakan mesin jahit. Mesin tersebut hanya menggunakan 1 benang dan sebuah jarum kait seperti jarum sulam. Namun sayang, penemuan tersebut mendapatkan respon negatif dari masyarakat sekitar. Bahkan beliau hampir saja terbunuh karena sejumlah penjahit berusaha membakar pabrik yang dimilikinya.

Namun setelah penemuannya, Howe dihadapkan pada masalah dengan mempertahankan paten dan memasarkan temuannya. Akhirnya dia berjuang selama sembilan tahun. Perang paten sendiri pecah ketika Isaac Singer menemukan mekanisme naik turun pada mesin jahit dan Allen Wilson mengembangkan alat kait pemintal berputar. Mesin jahit belum menjadi barang produksi massal hingga tahun 1850-an. Setelah Isaac Singer berhasil membuat mesin jahit dengan jarum jahit yang bisa digerakkan kayuhan pedal kaki, maka kesuksesan penjualan mesin jahit secara komersial terbuka. Sebelumnya, mesin jahit terdahulu menggerakkan jarumnya dari pinggir dan digerakkan dengan tangan.

Jenis – Jenis Mesin Jahit :

  1. Mesin jahit khusus, digunakan untuk satu perkerjaan menjahit tertentu,
  2. Mesin jahit umum,
  3. Mesin jahit serba guna
  4. Mesin jahit listrik
  5. Mesin jahit kaki
  6. Mesin jahit tangan